|
“SELAMATKAN KOTA TUA JAKARTA!” Dalam rangka memperingati hari jadi Kota Jakarta ke-481.
LATAR BELAKANG Bagian sejarah tertua dari Jakarta dikenal dengan sebutan Kota
(Sansekerta) yang berarti “tempat yang dibentengi,” merupakan bandar
termegah di Asia Tenggara, yakni Sunda Kalapa yang sejak abad ke-14
dikenal sebagai pintu gerbang menuju Kerajaan Pajajaran. Setelah
pasukan Fatahillah menyerang dan merebut Sunda Kalapa (1527) dari
tangan Pajajaran, Sunda Kalapa diganti namanya menjadi “Jayakarta” yang
berarti “kemenangan sempurna.” Pangeran Jayakarta terusir hingga ke Jatinegara setelah Kota
dihancurkan oleh tentara VOC pimpinan Jan Pieterszoon Coen dan Batavia
mulai bangkit (1619) sebagai nama baru dari kota itu. Dengan nama ini,
kota Batavia dikenal selama hampir tiga setengah abad dan berakhir
ketika Jepang (1942) menduduki Hindia Belanda dan nama Jakarta
diabadikan Jepang sampai sekarang. Di
Jakarta, terdapat berbagai macam kebudayaan dengan latar belakang
sejarah yang berbeda. Hal itu bisa dilihat dari beragamnya arsitektur
bangunan, bahasa, nama jalan dan kampung, peristiwa sejarah, kuliner,
atraksi budaya serta bentuk-bentuk kebudayaan lain yang unik. Inilah
yang dikenal sebagai special plavours of Jakarta itu. Namun
demikian, kebanyakan warga Jakarta tidak mengetahuinya. Banyak warga
Jakarta yang tidak peduli dengan lingkungan sekitar mereka. “Orang
Jakarta tidak berakar, karena tidak mau mengenal sejarah dan budayanya
sendiri.” Akibatnya terjadi penurunan kuantitas dan kualitas pusaka
sejarah dan budaya (heritage, berarti pusaka) yang
ditandai dengan hancurnya sebagain besar bangunan bersejarah di
Jakarta. Hal ini disebabkan karena tidak adanya penghargaan sebagian
besar masyarakat Jakarta (juga Indonesia), terhadap sejarah dan
budayanya. Hal ini lah yang disebut sebagai tidak adanya kesadaran
sejarah dan budaya. Memperhatikan
kondisi demikian mengkhawatirkan, yang dipandang strategis, telah
menggugah Komunitas (Peduli Sejarah dan Budaya) Historia – Indonesia,
untuk menggelar Jakarta Heritage Trail (penjelajahan, belajar
dan bermain) guna memperkenalkan peninggalan sejarah dan budaya Jakarta
kepada masyarakat, terutama generasi muda dengan cara yang “beda,”
yakni melalui kegiatan yang rekreatif, edukatif dan entertainment. TUJUAN Melalui
kegiatan yang mengedepankan konsep, jalan-jalan, belajar dan
bersih-bersih ini, diharapkan Kota Tua Jakarta bisa difahami sebagai
kota milik bersama yang harus dijaga dan dilestarikan demi generasi
mendatang, Tumbuhnya
kesadaran sejarah dan budaya masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta,
secara menyeluruh, terutama bagi kalangan generasi muda Indonesia.
(kesadaran meliputi aspek koginitif, afektif dan psikomotorik)
KEGIATAN Street Hunting (pendokumentasian) gedung-gedung tua Eksplorasi gedung-gedung tua Aksi Sosial di Kota Tua [memungut sampah] Mengunjungi pameran, bazzar dan pertunjukan kesenian Batavia Art Festival 2008
NARA SUMBER Asep Kambali, KHI. (pecinta sejarah & budaya)
WAKTU & TEMPAT KEGIATAN Hari/ Tanggal : Minggu, 22 Juni 2008; Pukul : 07.00-10.00 wib Tempat
Kumpul : Museum Bank Mandiri, Jl. Lapangan Stasiun No.1 Jakarta Barat
11110, Depan Halte Bus Transjakarta/ Stasiun KA Kota.
SASARAN PESERTA Acara terbuka untuk UMUM, dan TIDAK dipungut biaya, GRATIS.Perkiraan peserta: 500-1000 orang, bisa lebih.
RENCANA ACARA [07.00] Kumpul di Banking Hall Museum Bank Mandiri (MBM) Acara : - Orientasi dan Pembagian Kelompok - (Free Masuk MBM) [07.15] Memulai perjalanan menuju ke pintu luar/ di depan gedung MBM Acara : - Ada pemutaran film MBM & Batavia 1941di Banking Hall - Mendengarkan penjelasan sejarah Gedung MBM - Memungut sampah di tempat parkir MBM dan Jl. Lapangan Stasiun - Ada tour di MBM* [07.30] Menuju Museum Bank Indonesia Acara : - Peserta konvoi bersama - Sambil memunguti sampah disekitar jalan menuju MBI, di tempat parkir/ halaman
depan MBI. [07.40] Mendengarkan Penjelasan sejarah Gedung MBI [07.50] Tour Museum Bank Indonesia Acara : - Peserta akan dibagi kelompok, dan akan masuk MBI berbarengan tetapi tidak berhenti
satu sama lain pada titik tertentu sehingga tidak ada penumpukan peserta. [08.00] Menelusuri Jl. Pintu Besar Utara menuju gedung Cipta Niaga Acara : - Sambil jalan perlahan, akan diterangkan gedung Escompto Bank, Kerta
Niaga, dan Museum Wayang. - Memunguti sampah di sepanjang Jl. Pintu Besar Utara [08.30] Tour di gedung Cipta Niaga Acara : - Peserta secara bersamaan akan masuk gedung cipta niaga dan keluar
pada pintu yang berbeda. - Peserta memunguti sampah (sisa manusia) yang ada di gedung Cipta Niaga. - Tidak diperkenankan mengambil/memindahkan/membawa sisa reruntuhan (ruins)
yang ada di (semua) gedung ini. (Pasal 26, UU BCB No. 5 Tahun 1992). [09.00] Tour di Museum Sejarah Jakarta/ Fatahillah Acara : - Acara akan berakhir di UPT Kota Tua. Untuk kemudian menghadiri pembukaan Batavia Art Festival 2008 di Taman Fatahillah [10.00] Acara Jakarta Heritage Trail selesai di UPT Kota Tua Jakarta.
CATATAN & TIPS Acara 100% jalan kaki/ walking tour. Disediakan plastik sampah dari Komunitas Jakarta Green Monster Disediakan air mineral dari AQUA Dipersilahkan membawa makanan dan obat-obatan pribadi secukupnya Disarankan membawa uang untuk membayar tiket Museum Sejarah Jakarta/ Fatahillah sebesar Rp.2000/ orang. Membawa kamera/ handuk kecil/topi lebar/ sarung tangan/ sun glass/ payung, dll. Memakai pakaian casual, sepatu kets dan menggunakan sunblock.
INFO LENGKAP Kegiatan
ini adalah sebagai seruan dalam rangka memperingati HUT Kota Jakarta
ke-481 tahun. Bagi pihak-pihak yang ingin berparitisipasi /
menyumbangkan bantuan dalam bentuk apa pun pada acara ini silahkan
menghubungi hotline center kami di: Telp : 021.7044.7220 Mobile : 0818.0807.3636. Email : komunitashistoria@yahoo.com Millist : http://groups.yahoo.com/group/komunitashistoria Web : http://komunitashistoria.blogspot.com;
DIDUKUNG OLEH PT.
Aqua Golden Missisippi; Jakarta Green Monster; Komunitas Historia
Indonesia; Museum Bank Indonesia;* Museum Bank Mandiri; Paguyuban Kota
Tua Jakarta;* UPT Kota Tua Jakarta.
|